Program Pesisir Cerdas: Alternatif Edukasi Life Skill untuk Anak-Anak Pesisir Semarang Tambaklorok
DOI:
https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.19322Keywords:
Asa Edu Community, Life Skill, Nonformal Education, Smart Coastal Program, Tambaklorok, Komunitas Asa Edu, Pendidikan Nonformal, Program Pesisir CerdasAbstract
Abstract: The Smart Coastal Program has had a positive impact on improving critical thinking and character building. Coastal children in Indonesia generally face the same challenges, namely various educational problems, such as a lack of intellectual human resources and access to learning. The purpose of this paper is to identify the implementation of the Smart Coastal Program based on the themes of the learning curriculum and strategies for providing solutions to educational problems in coastal areas. This study uses a qualitative method with a case study approach. The Smart Coastal Program involves various activities and teaching methods, and so far, the program has had a significant impact on children. The Smart Coast Program, initiated by the Asa Edu Community, is a strategic effort to increase the participation of coastal children in Tambaklorok in education through a life skills-based learning approach. This program offers non-formal education with six main learning themes, including: self, family, school, environment, science, and community life, which are certainly relevant to the needs of children.
Abstrak: Program Pesisir Cerdas cukup memberikan dampak positif terhadap peningkatan critical thinking dan pembentukan karakter. Anak-anak pesisir di Indonesia pada umumnya mengalami tantangan yang sama yaitu menghadapi berbagai masalah pendidikan, seperti kurangnya Sumber Daya Manusia dari segi intelektual dan akses terhadap pembelajaran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi implementasi program Pesisir Cerdas berdasarkan tema-tema kurikulum pembelajar yang diusung dan strategi dalam memberikan solusi permasalahan pendidikan di daerah pesisir. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Program Pesisir Cerdas, terdapat berbagai macam kegiatan dan metode pengajaran yang dilakukan, sejauh program berjalan sudah cukup berdampak kepada anak-anak. Program Pesisir Cerdas yang diinisiasi oleh Komunitas Asa Edu menjadi upaya strategis dalam meningkatkan partisipasi pendidikan anak-anak pesisir di Tambaklorok melalui pendekatan pembelajaran berbasis life skill. Program ini menawarkan Pendidikan Nonformal dengan mengusung enam tema utama pembelajaran diantaranya: diri sendiri, keluarga, sekolah, lingkungan, sains, hidup bermasyarakat yang tentunya relevan dengan kebutuhan anak-anak.
References
Abidin, A. M. (2022). Penerapan Teori Belajar Behaviorisme Dalam Pembelajaran (Studi Pada Anak). An-Nisa, 15(1), 1–8. https://doi.org/10.30863/an.v15i1.3315
Afriliany, M., Kalsum, U., Sari, H. P., Islam, U., Sultan, N., & Kasim, S. (2024). Pemikiran Filsafat Progresivisme John Dewey dalam Pendidikan. 1(4).
Alfian, L. M. (2024). Mengurai Tantangan Dalam Mewujudkan Masyarakat Pesisir yang Tangguh. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 6(1), 130–140.
Amil, A. J., Wulandari, R., & Farahiba, A. S. (2019). Sakera Seelok Dara “Sekolah Anak Pesisir Madura Sesuai Kearifan Lokal Budaya Madura” Sebagai Penguatan Pendidikan Non Formal Masyarakat Pesisir Pantai Madura. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 5(2), 131–136.
Anggraeni, D., Anggraeni, N., Syukur, M., & Agustang, A. D. M. (2023). Jejak Pulau (Penelusuran Kehidupan di Daratan Tersembunyi Bangko Tinggia). Formosa Journal of Social Sciences (FJSS), 2(2), 1–138. https://doi.org/https://doi.org/10.55927/fjss.v2i2.4970
Aqilla, M. J., & Purwaningsi, E. A. (2023). Strategi Peningkatan Sdm Pesisir Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan Sumber Daya Alam. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 211–217. https://doi.org/https://doi.org/10.62012/sensistek.v6i2.31685
Asa Edu. (2018). Tentang Kami Komunitas Asa Edu. Komunitas Asa Edu. https://asaeduproject.blogspot.com/p/asa-edu-project-adalah-sebuah-proyek.html#:~:text=Komunitas Asa Edu adalah sebuah,Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat.
Authori, N., Kismartini, K., & Santoso, R. S. (2022). Pembangunan Kampung Bahari dalam Perspektif Sustainable Development di Kawasan Pesisir Tambaklorok Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 11(2), 240–259. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jppmr.v11i2.33559
Creswell, John W., |Creswell, J. David. (2018). Research design : qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. In Writing Center Talk over Time. https://doi.org/10.4324/9780429469237-3
Devi, Y. N. (2025). Schooling VS Learning: The Perspective between Formal and Nonformal Education. Indonesia Emas Group.
Maryani, D., Cholidah, N., Fauziati, E., & Maryadi, M. (2023). Pembelajaran komputasi dalam perspektif teori behavioristik (Teori Edward Lee Thorndike). Attractive: Innovative Education Journal, 5(2), 1117–1125.
Miles Matthew B. and Hubberman A. Michael. (1994). Qualitative Data Analysis second edition. In CEUR Workshop Proceedings (pp. 10–11). SAGE Publication. https://vivauniversity.wordpress.com/wp-content/uploads/2013/11/milesandhuberman1994.pdf
Oktavia, Y. T. N. (2024). Pendekatan Filsafat dalam Integrasi Pendidikan Formal, Non-Formal, dan Informal di Indonesia. Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 4(2), 65–71. https://doi.org/https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v4i2.2454
Pasang, A. (2024). Kontribusi Pemikiran John Dewey Mengenai Pembelajaran Berbasis Pengalaman Bagi Pendidikan Kristen Masa Kini. PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen, 5(1), 64–80. https://doi.org/10.34307/peada.v3i2.86
Rahmah, N. W., & Aly, H. N. (2023). Penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 6(1), 89–100.
Rasyidi, A. (2024). Pendidikan Agama Islam dan Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis sebagai pengembang pemahaman serta pengamalan ajaran Islam kehidupan sehari-hari. Islamic Education Review, 1(1), 1–21.
Schunk, D. H., Setyowati, E., Fajar, R., & Hamdiah, E. (2012). Learning theories: an education perspective (teori-teori pembelajaran: perspektif pendidikan).
Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 26 Ayat 2, Pendidikan Nonformal, Pusdiklat Perpustakaan Nasional (2003).
Subairi, A. K. M. A. (2024). Pendidikan dan Perkembangan Masyarakat Perspektif John Dewey: Konsep Pendidikan, Perkembangan Masyarakat. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 11(3), 281–298.
Syaadah, R., Ary, M. H. A. A., Silitonga, N., & Rangkuty, S. F. (2022). Pendidikan formal, Pendidikan non formal Dan Pendidikan informal. PEMA, 2(2), 125–131.
Utami, R. D. W. I. (2018). Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Untuk Anak Usia Dini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Term
Â
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






