Identifikasi Kebutuhan Belajar Ibu Rumah Tangga di Kampung Perawang Indah Kecamatan Tualang Kabupaten Siak

Authors

  • Adhim Siroja Universitas Riau, Indonesia
  • Daeng Ayub Universitas Riau, Indonesia
  • Daffeta Fitrilinda Universitas Riau, Indonesia
  • Faisal Hamid Maka Raja Universitas Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.18107

Keywords:

Kebutuhan Belajar, Ibu Rumah Tangga, Learning Needs, Housewives

Abstract

Abstract: This research is motivated by the learning needs of housewives in Kampung Perawang Indah, Tualang District, Siak Regency. The phenomena that indicate the need to identify the learning needs of housewives include; a) some housewives in the area have not used their time productively, b) do not understand optimal childcare patterns, c) the time management skills of housewives are still low and there are no life skills education programs. The purpose of this study is to determine the learning needs of housewives in Kampung Perawang Indah, Tualang District, Siak Regency. The population in this study was 75 people. Therefore, the researcher took a total of 43 people for the research sample and 20 people for the trial using a simple random sampling technique. Data analysis through quantitative descriptive analysis. The research results show that the learning needs of housewives in Kampung Perawang Indah overall fall into the high category with an average score of 3.91. Demographic analysis indicates that learning needs are higher in the age group of 36–45 years, with a junior high school education level, and among housewives with 0–1 children. This confirms that the learning needs of housewives are indeed urgent to be met according to the conditions they face.

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi kebutuhan belajar ibu rumah tangga di Kampung Perawang Indah Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Fenomena yang menunjukkan perlunya dilakukan identifikasi kebutuhan belajar bagi ibu rumah tangga diantaranya; a) sebagian ibu rumah tangga di wilayah tersebut belum memanfaatkan waktu secara produktif, b) belum memahami pola asuh anak secara optimal, c) kemampuan manajemen waktu para ibu rumah tangga masih rendah belum terdapat program pendidikan kecakapan hidup (life skill education). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan belajar Ibu Rumah Tangga di Kampung Perawang Indah Kecamatan  Tualang Kabupaten Siak. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Maka peneliti mengambil seluruhnya untuk sampel penelitian 43 orang untuk penelitian dan 20 orang untuk uji coba dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data analisa melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan belajar ibu rumah tangga di Kampung Perawang Indah secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 3,91. Analisis demografi memperlihatkan bahwa kebutuhan belajar lebih tinggi pada kelompok usia 36–45 tahun, tingkat pendidikan SMP, serta ibu rumah tangga dengan jumlah anak 0–1. Hal ini menegaskan bahwa kebutuhan belajar ibu rumah tangga memang mendesak untuk dipenuhi sesuai kondisi yang mereka hadapi.

 

References

Ahmad Ramadhan Mubarak, Daeng Ayub, V. S. (2025). Implementasi Pendidikan Inklusi Dalam Pelaksanaan Program Kesetaraan Paket B di PKBM Bina Kreasi Pekanbaru. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 11(2), 443–452. https://doi.org/10.33394/jtni.v11i2.16249

Ali Maksum. (2022). Sosiologi Pendidikan. In Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya (Vol. 15, Issue 1). https://doi.org/10.63889/pedagogy.v15i1.118

Arfyanto, H., Tamyis, A. R., Kurniawan, A., Widyaningsih, D., Berlianto, J., Rizky, M., Kusumawardhani, N., Warda, N., Murniati, S., & Indrio, T. (2020). Akses Perempuan Miskin terhadap Layanan Umum: Studi Endline Akses. https://smeru.or.id/

Azra, A. (2018). Islam, pluralisme, dan toleransi sosial (hlm. 89). Jakarta: Prenadamedia.

Baumeister, R. F., & Vohs, K. D. (2018). Handbook of self-regulation: Research, theory, and applications. New York: Guilford Press.

Buckingham, D. (2017). Defining digital literacy. Nordic Journal of Digital Literacy, 10(1), 21–34.

Castells, M. (2018). The rise of the network society. Wiley-Blackwell.

Daeng Ayub. (2017). Kebutuhan Belajar Ibu Rumah Tangga Usia Subur di Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar. FKIP Universitas Riau, 2(1), 1–13. https://media.neliti.com/media/publications/205047-kebutuhan-belajar-ibu-rumah-tangga-usia.pdf

Davis, M. H. (2019). Empathy: A social psychological approach. Routledge.

Eisenberg, N., & Eggum, N. D. (2017). Empathic responding: Sympathy and personal distress. In J. Decety & W. Ickes (Eds.), The social neuroscience of empathy (pp. 71–83). MIT Press.

Enizar, S. N. (2025). Respon Generasi X dan Generasi Milineal Terhadap Keterlibatan Orang Tua Dalam Kehidupan Rumah Tangga Anak Tinjau Sosiologis Keluarga.

Goleman, D. (2019). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. New York: Bantam Books.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2017). Work-family balance: A review and extension of the literature. Journal of Management, 43(1), 45–71.

Haryanto, T. (2020). Teknologi pertanian untuk masyarakat desa (hlm. 52). Yogyakarta: Andi.

Jonassen, D. H. (2017). Learning to solve problems: A handbook for designing problem-solving learning environments. Routledge

Kamil, M. (2025). Kompetensi Tenaga Pendidik Pendidikan Nonformal Dalam Membangun Kemandirian Warga Belajar. Jurnal Ilmiah VISI PTK-PNF, 2(2), 11–20.

Kustanto, A. (2020). Personal grooming dan pengaruhnya terhadap kepercayaan diri. Jakarta: Rajawali Pers.

Laily, D. W., Rozci, F., & Pratama, W. N. (2025). Transformasi Peran Ibu Rumah Tangga dalam Meningkatkan Taraf Hidup Keluarga (Studi Kasus Ibu Rumah Tangga Petani Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri). Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 13(2), 83–93. https://doi.org/10.33005/jimaemagri.v13i2.37

Marks, S. R., & MacDermid, S. M. (2018). Multiple roles and the self: A theory of role balance. Journal of Marriage and the Family, 60(2), 417–432.

Nata, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam (hlm. 45). Jakarta: Rajawali Pers.

Novita, A. A., Rozuli, A. I., Afandi, M. A., & Brawijaya, U. (2025). Peran ibu rumah tangga sebagai pilar ketahanan ekonomi keluarga. Manajemen Strategis Dan Inovasi, 7(1), 18–27. https://journalpedia.com/1/index.php/jmsi

Putnam, R. D. (2020). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York: Simon & Schuster.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development. New York: McGraw-Hill.

Sudrajat, H., Herlina Hariati, R., & Al-Amin Gersik Kediri, S. (2021). Hakikat Pendidikan Sepanjang Hayat Untuk Ditanamkan Pada Siswa Sekolah Dasar. Kajian Pendidikan Dan Kemasyarakatan, 6(2), 253–262. http://ojs.kopertais14.or.id/index.php/alamin

Sumarni, S. (2019). Pertanian keluarga dan ketahanan pangan (hlm. 134). Jakarta: Rajawali Pers.

Sutanto, R. (2015). Pengantar ilmu pertanian berkelanjutan (hlm. 67). Yogyakarta: Kanisius.

Urba Fitria. (2023). Peran Ibu Rumah Tangga Dalam meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Prespektif Ekonomi Islam Pada Masyarakat Desa Amohalo. In Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri (Vol. 10, Issue 1).

Zohar, D., & Marshall, I. (2007). Spiritual capital: Wealth we can live by (hlm. 112). London: Bloomsbury.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Siroja, A., Ayub, D., Fitrilinda, D., & Raja, F. H. M. (2026). Identifikasi Kebutuhan Belajar Ibu Rumah Tangga di Kampung Perawang Indah Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(1), 407–423. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.18107

Issue

Section

Articles

Citation Check