Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Penggunaan Pakaian Tradisional Sasak Melalui Pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur

Authors

  • Norma Sopia Wardani Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Habibuddin Universitas Hamzanwadi , Indonesia
  • Burhanuddin Universitas Hamzanwadi , Indonesia
  • Yul Alfian Hadi Universitas Hamzanwadi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17863

Keywords:

Local Wisdom, Sasak Traditional Clothing, IPAS, Kearifan lokal,, Pakaian Tradisional Sasak

Abstract

Abstract: This study aims to describe teachers’ and students’ perceptions regarding Sasak traditional clothing, to describe the process of actualizing local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning, and to identify the role and function of teachers in integrating Sasak local wisdom values into IPAS learning. This research employed a qualitative method. The data sources were fourth-grade teachers and students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using credibility, transferability, dependability, confirmability, and reliability. Data analysis employed the Miles and Huberman model, consisting of data collection, data reduction, data presentation, and taking conclusion. The results at SD Islam NW Kotaraja show that the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning is carried out through initial habituation by introducing students to Sasak cultural values. The actualization process is still conducted in general terms, meaning that there is no specific program focusing on the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing.

Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dan peserta didik terkait pakaian tradisional sasak, mendeskripsikan proses aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini enggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu Guru kelas IV dan peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, transferabilitas, depenabilitas, confirmabilitas dan realibilitas. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian di SD Islam NW Kotaraja menunjukkan bahwa adanya aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja di lakukan melalui pembiasaan-pembiasaan awal dengan mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak kepada peserta didik. Pengaktualisasian nilai-nilai kearifan lokal masih dilakukan secara umum, artinya tidak ada program khusus yang memfokuskan pada aktualisasi nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak. Upaya yang dilakukan oleh guru adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak dalam pembelajaran IPAS dan melalui pembiasaan-pembiasaan perilaku di sekolah serta melalui kegiatan-ketgiatan positif lainnya, sehingga dengan dibelajarkannya tentang nilai-nilai kearifan lokal suku sasak diharapkan dapat melestarikan budaya lokal.

References

Abdullah Muzakkar, A. Y. (2023). Sistem Sosial dan Pengasuhan Anak pada Keluarga Suku Sasak dalam Perspektif Kebdayaan Lokal . Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6387-6394.

Adela Intan Rosiyani, A. S. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum merdeka Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2-9.

Affandy, S. (2017). Penanaman Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Perilaku Keberagaman Peserta Didik. Atthulab, 193-206.

Aswasulasikin, S. P. (2020). Penanaman Nilai Nasionalis Melalui Pembelajaran Budaya Lokal Sasak di Sekolah Dasar. Jurnal DIDIKA : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 65-67.

Mulhimmah, B. R. (2017). Mengenal Busana Adat Sasak. Mataram: Sanabil.

Nurfajar Mooduto, O. (2023). Menerapkan Makna Sakai Sambayan sebagai Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Lampung dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Perspektif Pendidikan Islam. Nurfajar Mooduto, Otaya, 219.

Nurhasanah, J. A. (2021). PERANAN GURU KELAS SEBAGAI PEMBIMBING PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR. Jurnal Suloh, 37.

Rohana Sufia, S. A. (2016726-731). Kearifan Lokal dalam melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecaamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi . Jurnal Pendidikan.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D . Bandung: Alfabeta.

Yoma Hatima, I. U. (2025). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal , 486.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Wardani, N. S., Habibuddin, Burhanuddin, & Hadi, Y. A. (2026). Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Penggunaan Pakaian Tradisional Sasak Melalui Pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(1), 289–294. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17863

Issue

Section

Articles

Citation Check