Problematika Guru Dalam Menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SDN 2 Kembang Sari
DOI:
https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17811Keywords:
Teacher Challenges, Pancasila Student Profile Strengthening Projec, Problematika Guru, Projek Penguatan Profil Pelajar PancasilaAbstract
Abstract: This study aims to: 1) identify the problems faced by teachers in implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and 2) describe solutions to address the problems experienced by teachers at SDN 2 Kembang Sari. This is a qualitative study using descriptive methods, and the data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The informants in this study consisted of the principal, teachers, and students at SDN 2 Kembang Sari. Data analysis was conducted through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The research results indicate that teacher challenges in implementing P5 include limited understanding of the P5 project, difficulty designing project topics, low creativity and innovation in designing project-based activities, limited facilities and infrastructure, difficulty allocating time, lack of collaboration with parents, and ineffective student understanding of the P5 project. Solutions implemented include improving teacher competency through training, technical guidance, and Teacher Working Group (KKG) activities, optimizing existing resources, strengthening internal collaboration among teachers, and ongoing evaluation and reflection each semester.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui problematika yang dihadapi guru dalam menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), 2) mendeskripsikan solusi untuk mengatasi problematika yang dialami guru SDN 2 Kembang Sari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik SDN 2 Kembang Sari. Analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru dalam menerapkan P5 meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang projek P5, kesulitan dalam merancang topik projek, rendahnya kreativitas dan inovasi dalam merancang kegiatan berbasis projek, keterbatasan sarana dan prasarana, kesulitan dalam mengalokasikan waktu, kurangnya kolaborasi dengan orang tua serta kurang efektifnya pemahaman siswa terhadap projek P5. Solusi yang diterapkan mencakup peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), optimalisasi sumber daya yang ada, penguatan kolaborasi internal antar guru, serta evaluasi dan refleksi berkelanjutan setiap semester.
References
Annisa, D. N., Agustina, R. L., Noormaliah, N., Lismayanti, H., & Rafiah, H. (2024). Problematika Guru dalam Menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kelas IV SDN Purwosari Baru 1. ALACRITY : Journal of Education, 4(2), 475–495.
Dewi, A., & Ratnasari, D. (2021). Pengembangan Profesional Guru Melalui Pelatihan Berkelanjutan dalam Meningkatkan Implementasi Kurikulum. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 123–134.
Hamzah, M. R., Mujiwati, Y., Khamdi, I. M., Usman, M. I., & Abidin, M. Z. (2022). Proyek Profil Pelajar Pancasila sebagai Penguatan Pendidikan Karakter pada Peserta Didik. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(04), 10.
Hehakaya, E., & Pollatu, D. (2022). Problematika Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan DIDAXEI, 3(2), 399.
Jamaludin, U., Pribadi, R. A., & Mulyawati, F., (2023). Karakteristik Belajar dan Pembelajaran Anak Usia Sekolah Dasar (SD). Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 1131.
Kemendikbud Ristek. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.
Kemindikbudristek, (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (edisi refisi).
Kurniati, N., Halidjah, S., & Priyadi, A. T. (2023). Peran Orang Tua dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Negeri 17 Kabupaten Sintang. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 8(3), 112–117.
Majid, A. (2020). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya
Pasue, I. Y., Moonti, U., Ardiansyah, A., & ... (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pengembangan Proyek Pembelajaran Kelas X Di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo. Innovative: Journal Of …, 3, 3.
Pillawaty, S. S., Firdaus, N., Ruswandi, U., & Syakuro, S. A. (2023). Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Shibghoh: Prosiding Ilmu Kependidikan UNINDA Gontor,1,379.
Sugiyono, (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta: Bandung.
Suprapto, M. A. L. & N. (2023). Available Online at Analisis Persiapan Guru dalam Mempersiapkan Kegiatan P5 ( Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ) pada Implementasi Kurikulum Merdeka Available Online at Pelaksanaan pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari kebijakan yang diteta. 1(2), 272.
Ummah, R., Ulya, M., Almujib, J. H. A., & Udah, H. R. D. (2024). Tantangan Guru Dalam Penerapan Penilaian Proyek Penguatan Profil Pancasila Dalam Materi Ipa di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Madrasah Ibtidaiyah (JMI), 02(02), 201–212.
Windayanti, W., Afnanda, M., Agustina, R., Kase, E. B. S., Safar, M., & Mokodenseho, S. (2023). Problematika Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka. Journal on Education, 6(1), 2059.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Term
Â
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






