Pemberdayaan Masyarakat Terintegrasi Seni Pertunjukan Tradisional Randai Sanggar Talago Rindang Jorong Piobang Kecamatan Payakumbuh
DOI:
https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17758Keywords:
Enabling, Empowering, Protecting, Community Empowerment, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Abstract: This study aims to explore and describe the integrated community empowerment of the traditional performing arts randai sanggar talago rindang Jorong Piobang, Kanagarian Piobang, Payakumbuh District. This study uses a naturalistic method with a qualitative approach. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The results of this study show the integrated community empowerment of the traditional performing arts randai sanggar talago rindang, first seen from enabling (facilitating), that the infrastructure is sufficient. Second empowering (empowering) the promotion of this studio to the wider community and also collaborating with other partners. Third protecting (protecting cultural preservation) with village children from elementary school to high school to become a forum and foster Minangkabau cultural arts skills.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menggambarkan pemberdayaan masyarakat terintegrasi seni pertunjukan tradisional randai sanggar talago rindang Jorong Piobang, Kanagarian Piobang, Kecamatan Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode naturalistik dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan pemberdayaan masyarakat terintegrasi seni pertunjukan tradisional randai sanggar talago rindang , pertama dilihat dari enabling (memfasilitasi), bahwa sarana prasarana yang tercukupi. Kedua empowering (memberdayakan) promosi sanggar ini kemasyarakat luas dan juga berkerja sama dengan mitra lain. Ketiga protecting (melindungi pelestarian budaya) dengan anak nagari mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas untuk menjadi wadah sekaligus membina keterampilan seni budaya minangkabau.
References
Adi Fahrudin, Ph.D. 2012. Pemberdayaan Partisipasi & Penguatan Kapasitas Masyarakat. Bandung: Humaniora
Arif, M., & Syam, A. (2017). Strategi pengembangan objek wisata pantai sumedang di kecamatan ranah pesisirkabupaten pesisir selatan. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 2(2), 191-200.
Arsih, F., Zubaidah, S., Suwono, H., & Gofur, A. (2019). The exploration of educational value in randai minangkabau art, Indonesia. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(4), 1225-1248.
Dewi, H., & Sembiring, B. (2019, December). Pelestarian Randai Sebagai Media Pendidikan Adat Istiadat Minangkabau di Sanggar Sumarak Anjuang di Kota Medan. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 2, No. 2).
Dewi, H., & Sembiring, B. (2019, December). Pelestarian Randai Sebagai Media Pendidikan Adat Istiadat Minangkabau di Sanggar Sumarak Anjuang di Kota Medan. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 2, No. 2).
Hadijah, L. (2019). Local Wisdom in Minangkabau Cultural Tradition of Randai. KnE Social Sciences, 399-411.
Haryanto, I., Yusril, M., & Martarosa, M. (2020). Perancangan Pertunjukan Teater Rambun Pamenan Dalam Pola Teater Tradisional Randai Dengan Pendekatan Teater Modern (WELL MADE PLAY). Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(02), 257-260.
Hidayat, S., & Arkhi, T. S. (2015). The Development of Tourism in Minangkabau Village, Tarusan Kamang, West Sumatra: Attracting International Tourist Interest with the Traditional Art of Randai. International Journal of Cultural and Digital Tourism, 2(2), 40-49.
Kharisma, R. R. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Mosen Untuk Pengenalan Tari Sigeh Penguten Di Sanggar Tari Tanggai Lampung.
Nugraha, A. R., Perbawasari, S., Zubair, F., & Novianti, E. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan komunikasi efektif berbasis potensi wisata dan kearifan lokal. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 123-132.
Restiani, A., Azhar, A., & Fitrilinda, D. (2023). Peran Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 754-760.
Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, Alfabeta, Bandung
Tusakdiah, J. H., & Turyati, T. (2023). Tari Piring dalam Kesenian Randai di Sanggar Palito Nyalo Kota Padang Sumatera Barat. Jurnal Seni Makalangan, 10(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Term
Â
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






