Tantangan Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di SDN 2 Denggen Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur

Authors

  • Abdul Aziz Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Lalu Parhanuddin Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Yulia Patmasari Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Muhammad Husni Universitas Hamzanwadi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17597

Keywords:

inclusive education, students with special needs, implementation challenges, Pendidikan Inklusif, Siswa Berkebutuhan Khusus, Tantangan Implementasi

Abstract

Abstract: This study aims to describe the challenges faced by schools in implementing inclusive education policies at SDN 2 Denggen. This research focuses on the obstacles in providing educational services for students with special needs. This study used a descriptive qualitative approach. The research was conducted at SDN 2 Denggen using primary and secondary data sources. Primary data were collected from key informants including the principal, teachers, and parents of students with special needs. Secondary data included school documents, inclusive education regulations and policies, and literature reviews from previous research. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The research instruments consisted of interview guides, field notes, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of inclusive education at SDN 2 Denggen faces interrelated challenges. Limited understanding, lack of school preparedness, inadequate infrastructure, and misperceptions from various parties are major obstacles, resulting in suboptimal management of students with special needs. The conclusion of this study confirms that the implementation of inclusive education still needs to be strengthened through increased teacher capacity, provision of supporting facilities, and support from policymakers. This study recommends that schools and local governments provide more serious support for the implementation of inclusive education.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan yang dihadapi sekolah dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen. Penelitian ini difokuskan pada hambatan-hambatan dalam pelaksanaan layanan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Denggen dengan sumber data primer dan skunder. Data primer dikumpulkan dari narasumber kunci meliputi kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa berkebutuhan khusus, sedangkan data skunder meliputi dokumen sekolah, peraturan dan kebijakan pendidikan inklusif, dan studi literatur dari penelitian sebelumnya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrument penelitian berupa pedoman wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di SDN 2 Denggen menghadapi tantangan yang saling terkait. Keterbatasan pemahaman, kurangnya kesiapan sekolah, minimnya sarana prasarana, dan persepsi keliru dari berbagai pihak menjadi penghambat utama, sehingga penanganan siswa berkebutuhan khusus belum berjalan optimal. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi pendidikan inklusif masih perlu diperkuat melalui peningkatan kapasitas guru, penyediaan fasilitas pendukung, dan dukungan pemangku kebijakan. Penelitian ini menyarankan agar sekolah dan pemerintah daerah memberikan dukungan lebih serius terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif.

References

Andriyan, A., Hendriani, W., & Paramita, P. P. (2023). Pendidikan inklusi: tantangan dan strategi implementasinya. Jurnal Psikologi Terapan Dan Pendidikan, 5(2), 94–106.

Anggreani, K., Tafsira, N. A., Febriyani, T., & Syafitri, E. (2024). Implementasi pendidikan inklusi di Sekolah Dasar: tantangan dan strategi efektif. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 1(2), 199–204.

Angreni, S., & Sari, R. T. (2020). Identifikasi dan implementasi pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Sumatera Baratt. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7(2), 145–153.

Biantoro, O. F. (2024). Pendidikan inklusif di Indonesia: peluang dan tantangan. Afkaruna: International Journal of Islamic Studies (AIJIS), 2(1), 24–33.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: qualititative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thausand Oaks, CA: SAGE Publication.

Indramurni. (2019). Pendidikan inklusif solusi dalam mendidik anak berkebutuhan khusus (1st ed.). Jakarta: Kencana.

Kriswanto, D., Suyatno, & Sukirman. (2023). Penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar: analisis faktor-faktor dan solusi yang ditawarkan. Jurnal Basicedu, 7(5), 3081–3090.

Lombok Research Center. (2024). LRC dorong kesiapan Lombok Timur dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Retrived May, 20, 2025, from Lumbung Inovasi website: https://lumbunginovasi.id/daerah/lrc-dorong-kesiapan-lombok-timur-dalam-penyelenggaraan-pendidikan-inklusif/.

Meka, M., Dhoka, F. A., Poang, F., Dhey, K. A., & Lajo, M. Y. (2023). Pendidikan inklusi sebagai upaya mengatasi permasalahan sosial anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(1), 11–19.

Meleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mujiafiat, K. A., & Yoenanto, N. H. (2023). Kesiapan guru dalam pelaksanaan pendidikan inklusi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(2), 1108–1116.

Munajah, R., Marini, A., & Sumantri, M. S. (2021). Implementasi kebijakan pendidikan inklusi di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1183–1190.

Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perlindungan Dan Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas. 2020. Selong: Bupati Lombok Timur.

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 48 Tahun 2023 Tentang Akomodasi Yang Layak Untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi. 2023. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknoologi.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan Dan Memiliki Potensi Kecerdasan Dan/Atau Bakat Istimewa. 2009. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Phytanza, D. T., Pinru, R. A., Hasyim, Mappaompo, A., Rahmi, S., Oualeng, A., Silaban, P. S. M., Suyuti, Iswati, & Rukmini, B. S. (2023). Pendidikan inklusif: konsep, implementasi, dan tujuan. Batam: CV Rey MediaGrafika.

Prasetia, I. (2022). Metodologi penelitian pendekatan teori dan praktik. Medan: Umsu Press.

Qistan, R. R., & Swandi, N. L. I. D. (2024). Perspektif Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus terhadap Pelaksanaan Pendidikan Inklusi: Temuan dari Tinjauan Literatur. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(5), 1257–1268.

Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Bandung: Pustaka Ramadhan.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Aziz, A., Parhanuddin, L., Patmasari, Y., & Husni, M. (2026). Tantangan Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif di SDN 2 Denggen Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal, 12(1), 33–43. https://doi.org/10.33394/jtni.v12i1.17597

Issue

Section

Articles

Citation Check