Comparison of the Growth and Development of Green Spinach (Amaranthus hybridus L.) under Soil Conditions from the Java and Kalimantan Regions

Authors

  • Riannisa'a Shafira Universitas Sebelas Maret
  • Fitria Alfiyah Hastuari Universitas Sebelas Maret
  • Anindya Aulya Andayani Universitas Sebelas Maret
  • Rofina Mbale Role Universitas Sebelas Maret
  • Meti Indrowati Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.33394/bioscientist.v14i1.19533

Keywords:

Growth, development, green spinach, Java Soil, Kalimantan Soil

Abstract

This study aimed to compare the growth of green spinach (Amaranthus hybridus L.) cultivated in two different soil types originating from Java and Kalimantan, and to examine the effect of soil pH on plant height. The experiment was conducted over a 21-day period (3–24 November 2025) using a comparative experimental design with a total of eight samples, consisting of four plants in each treatment group. The parameters observed included soil pH, plant height, number of leaves, leaf width, and leaf color. Environmental variables—such as light intensity, water volume, pot size, and seed quantity—were controlled to ensure consistent experimental conditions. The data were analyzed using statistical assumption tests, including the Shapiro–Wilk normality test and Levene’s homogeneity test, followed by linear regression analysis and analysis of covariance (ANCOVA). The results indicated that the data were normally distributed (p = 0.328) and homogeneous (p = 0.575). Regression analysis showed that soil pH had a significant effect on plant height (p = 0.026), whereas soil type did not have a significant effect after controlling for soil pH (ANCOVA, p = 0.089). The mean difference in plant height between soils from Java and Kalimantan was 2.90 cm; however, this difference was not statistically significant. These findings suggest that the growth of green spinach—particularly plant height—is more strongly influenced by environmental factors, especially soil pH, than by differences in soil origin.

References

Alpandari, H., & Prakoso, T. (2024). Respon pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea reptans Poir) terhadap pemberian hara mikro melalui akar dan daun. Pucuk: Jurnal Ilmu Tanaman, 4(1), 1–8.

Aprillia, R., Mukhtar, W., Setiawati, S., & Asbanu, G. C. (2021). Karakteristik tanah bekas tambang bauksit dan tailing di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains, 10(2), 208–217.

Astuti, D., Rahman, A., & Pratama, H. (2020). Characteristics and management of peat soils for sustainable agriculture in Indonesia. Journal of Tropical Soil Science, 25(2), 95–104.

Astuti, Y., Astiani, D., & Herawatiningsih, R. (2020). Pengaruh pembakaran berulang pada lahan gambut terhadap beberapa karakteristik tanah di Desa Rasau Jaya Umum Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 8(3).

Elly, S., & Maitimu, C. V. (2025). Karakteristik tanah berdasarkan kandungan unsur hara makro, C-organik, dan pH pada budidaya salak merah (Salacca edulis Reinw.) di Rumahsoal, Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat. JUSTE (Journal of Science and Technology), 5(2), 151–161.

Fajri, A. N., & Suparti, S. (2022). Pertumbuhan tanaman bayam hijau (Amaranthus hybridus L.) secara hidroponik menggunakan ekstrak limbah bawang merah. In Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) (pp. 232–237).

Farintosh, G., Riddle, R., & Van Acker, R. (2019). Growth and vegetable yield of Amaranthus hybridus L. as impacted by harvest methods in southern Ontario, Canada. Canadian Journal of Plant Science, 100(4), 365–371.

Fauziah, N. F., Titah, H. S., Tangahu, B. V., Yulikasari, A., Nurhayati, E., & Arliyani, I. (2025). Uji rentang dosis red mud sebagai amandemen tanah dengan kombinasi pupuk kandang terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea). Jurnal Purifikasi, 24(1), 73–87.

Huda, M., Sulistiyowati, T. I., Primandiri, P. R., & Santoso, A. M. (2022). Kajian etnobotani tanaman obat di Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 2(1), 493–502.

Juarti, J. (2024). Analisis indeks kualitas tanah andisol pada berbagai penggunaan lahan di Desa Sumber Brantas Kota Batu. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 21(2).

Khammar, A., Yarahmadi, M., & Madadizadeh, F. (2020). What is analysis of covariance (ANCOVA) and how to correctly report its results in medical research? Iranian Journal of Public Health, 49(5), 1016.

Khoirurrozzikin, M., Lestari, M. W., & Basit, A. (2023). Analisis pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus tricolor L.) akibat pemberian jenis dan dosis pupuk organik yang berbeda. Agronisma, 11(1).

Lestari, D., & Aldini, D. (2025). Kesalahan umum dalam analisis statistik dan cara menghindarinya. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 9492–9496.

Lüdtke, O., & Robitzsch, A. (2025). ANCOVA versus change scores for analyzing two-wave data. Journal of Experimental Education, 93(2), 363–395.

Mujizat, Y., Namriah, N., Leomo, S., Darwis, D., Alam, S., & Resman, R. (2023). Variabilitas kandungan C-organik pada tanah ultisol yang diberi berbagai jenis bahan organik untuk pertumbuhan tanaman sawi. Jurnal Agroteknologi, 2(2), 82–90.

Muslim, R. Q., & Ritung, S. (2021). Distribution of pyrite depth and soil properties in fresh water swampland in North Candi Laras Sub-district, South Kalimantan Province. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 648(1), 012041.

Nurjanah, A. P., Yanti, R., & Hotijah, S. (2025). Persebaran tanah dalam keanekaragaman hayati dan kearifan lokal di wilayah Indonesia. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(3), 4876–4882.

Pasaribu, M. M. A., Jaya, I. K. D., & Jayaputra, J. (2024). Pertumbuhan dan hasil tanaman bayam Brazil (Alternanthera sissoo) pada perlakuan beberapa jenis pupuk organik. Agroteksos, 34(2), 682–691.

Pogon, T. Y., Putra, D. P., & Rusmarini, U. K. (2023). Efektivitas serapan unsur hara nitrogen pada pembibitan tanaman tebu (Saccharum officinarum L.). Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 4(2), 53–57.

Rahayu, N. N., Firnia, D., Ritawati, S., & Sodiq, A. H. (2024). Pengaruh media tanam dan POC limbah sayuran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Jurnal AgroSainTa, 8(2), 53–64.

Ritonga, A., Saragih, E. L., Purba, G. A., Pandiangan, P. P. S., Damanik, R. N., & Al Azmi, F. (2025). Penerapan distribusi normal dalam pengukuran tinggi badan mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Medan 2024. Bilangan: Jurnal Ilmiah Matematika, Kebumian dan Angkasa, 3(2), 39–53.

Rizkiyah, S., Rizqin, I. Z., Putri, M. A. B., Nasrudin, M., & Trimono, T. (2025). Pengaruh perubahan tahun terhadap produksi pertanian di Indonesia menggunakan pendekatan repeated measures MANOVA. Ragam: Journal of Statistics & Its Application, 4(1), 1–11.

Simbolon, V. A., Kinanti, R. P., & Erda, G. (2022). Efektivitas limbah tahu dengan aktivator kulit pisang kepok menjadi pupuk organik cair terhadap tanaman bayam hijau (Amaranthus tricolor L.). Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 22(1), 80–87.

Susanty, W., Maulana, B., & Putri, A. (2025). Penerapan metode regresi linier dalam menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat melek huruf di Provinsi Sulawesi Tenggara. Trigonometri: Journal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 7(1), 131–140.

Taufik, M., Ilyas, Y., & Arsela, P. (2025). Pemanfaatan ecoenzyme dalam meningkatkan hasil tanaman bayam (Amaranthus hybridus L.). Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 8, 144–148.

Timikasari, A. D., Shodiq, D. E., & Setiawan, I. (2022). Literatur review: sumber daya alam pangan pada sektor pertanian di Indonesia. Jurnal Sains Edukatika Indonesia (JSEI), 4(2).

Yuliana, E., Widyawati, N., & Sutrisno, A. J. (2020). Pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga gladiol (Gladiolus hybridus L.). Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 9(4), 353–360.

Downloads

Published

2026-03-06

How to Cite

Shafira, R., Hastuari, F. A., Andayani, A. A., Role, R. M., & Indrowati, M. (2026). Comparison of the Growth and Development of Green Spinach (Amaranthus hybridus L.) under Soil Conditions from the Java and Kalimantan Regions. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 14(1), 133–143. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v14i1.19533

Issue

Section

Articles