Kelimpahan Kepiting Scylla sp. di Kawasan Hutan Mangrove Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.33394/bioscientist.v13i4.18623Keywords:
Kelimpahan, Scylla sp., kawasan mangroveAbstract
This study aims to determine the abundance of Scylla sp. crabs in the mangrove forest area of Lalombi Village, South Banawa District, Donggala Regency. The type of research used is descriptive quantitative. The technique for determining the location for sampling is using the purposive sampling method. Sampling of Scylla sp. crabs was carried out directly by hand collection method at low tide. The population and samples in this study were all types of Scylla sp. crabs found in the research location. Data analysis was carried out by calculating the abundance index, to determine the level of abundance of the crab species found. The Scylla sp. crab samples obtained amounted to 4 species, namely Scylla tranquebarica with an abundance index of 46%, Scylla paramamosain with an abundance index of 36%, Scylla olivacea with an abundance index of 43%, and Scylla serrata crabs are the most abundant crab species with an abundance index of 49%. The abundance index value of Scylla sp. crabs obtained in the mangrove forest area of Lalombi Village, South Banawa District, Donggala Regency shows a moderate level of abundance.
References
Agus M. 2008. Analisis Carring Capacity Tambak Pada Sentra Budidaya Kepiting Bakau (Scylla sp) Di Kabupaten Pemalang-Jawa Tengah. Tesis. Program Studi Magister manajemen Sumberdaya Pantai Universitas Diponegoro, Semarang.
Alberts-Hubatsch, H., Lee, S.Y.,Meynecke, J.-o., Diele, K., Nordhaus, I., & Wolff, M. (2016). Life-history, movement, and habitat use of Scylla serrata (Decapoda, Portunidae): current knowledge and future challenges. Hydrobiologia, 763,5-21.
Chairunnisa, Ritha. (2004). Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp.) di Kawasan Hutan Mangrove KPH Batu Ampar Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat. Skripsi. Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Intitut Pertanian Bogor.
Firmansyah, Satjaprada, O., Supriono, B. (2013). Potensi dan Komposisi Vegetasi pada Ekosistem Hutan Mangrove di Selat Nasik Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Studi Kasus di Desa Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung). Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa. Jurnal Nusa Sylva, 13(2), 9-18.
Gita, R.S.D.,Sudarmadji, dan J. Waluyo. (2015). Pengaruh Abiotik Terhadap Keanekaragaman dan Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla Sp.) Di Hutan Mangrove Taman Nasional Alas Purwo, Jawa Timur. Bonorowo Wetlands, 5(1): 11-20.
Halford, A. R., & Bosserelle, P. (2019). The mangrove crabs of Pohnpei Island, Federated States of Micronesia: A timely intervention to ensure sustainability of a favoured resource.Khayra, A., Muchlisin, Z. A., & Sarong, M. A. (2016). Morfometrik lima spesies ikan yang dominan tertangkap di Danau Aneuk Laot, Kota Sabang. DEPIK: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 5(2).
Hamidy R., (2010). Struktur dan Keragaman Komunitas Kepiting Di Kawasan Mangrove Stasiun Kelautan Universitas Riau Desa Purnama Dumai. skripsi, Program Studi Ilmu Lingkungan. PPS Universitas Riau.
Khayra, A., Muchlisin, Z. A., & Sarong, M. A. 2016. Morfometrik lima spesies ikan yang dominan tertangkap di Danau Aneuk Laot, Kota Sabang. DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 5(2).
Lailiyah M. (2018). Analisis Morfometrik dan Kelimpahan kepiting bakau (Scylla sp) di kawasan hutan mangrove Desa Banyuurip Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur. Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Lee, S.Y., J.H. Primavera, F.D. Guebas, K. McKee, J.O. Bosire, S. Cannicci, K. Diele, F. Fromard, N. Koedam, C. Marchand, I. Mendelssohn, N. Mukherjee, dan S. Record. 2014. Ecological role and services of tropical mangrove ecosystems: a reassessment. Global Ecol. Biogeogr., 23: 726- 743.
Nurdin, M., & Armando, R. (2010). Cara Cepat Panen Kepiting Soka dan KepitingTelur. Penerbit Penebar Swadaya. Depok
Permadi, S. (2018). Perkembangan Metode Pembenihan Kepiting Bakau. OSEANA, 43(4).
Pratiwi, R. Dan E. Widyastuti. (2013). Kepiting Suku Portunidae (Decapoda: Brachyura) dari Perairan Indonesia. Jakarta:Puslit Oseanografi LIPI.
Rauf, A., Bustamin, B., & Mawaddah, H. (2024). Struktur Komunitas Kepiting Bakau Pada Ekosistem Mangrove Di Desa Lalombi Kecamatan Banawa Selatan Kabupaten Donggala Dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Mata Kuliah: Mangrove Crab Community Structure in Mangrove Ecosystems in Lalombi Village, South Banawa Subdistrict, Donggala Regency and its Utilization as Teaching Material for the Course. Jurnal Kreatif Online, 12(1).
Rizaldi, D. Rosalina, dan E. Utami. (2015) Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp). di Perairan Muara Tebo Sungailiat. Akuatik, 9(2): 14-20.
Romimohtarto, K., dan Juwana, S. (2001). Biologi Laut: Ilmu pengetahuan tentang Biota Laut. Penerbit Djambatan, Jakarta.
Sitaba R.D (2017) Pengaruh Perbedaan Salinitas Terhadap Pertumbuhan Scylla spp. Program Studi Budidaya Perairan. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fkultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Samratulangi Manado.
Syahrera B., Purnama D., Ta’alidin Z. (2016). Asosiasi Kelimpahan Kepiting Bakau Dengan Keberadaan Jenis Vegetasi Mangrove Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Jurnal Enggano, 1 (2): 47-55.
Wiryanto, Sunarto, dan S.M. Rahayu. 2017. Biodiversity of Mangrove Aquatic Fauna in Purworejo, Central Java, Indonesia. Biodiversitas, 18 (4): 1344– 1352.
Yulianti, Mega SJS. 2018. Kelimpahan kepiting bakau (Scylla sp.) di kawasan rehabilitasi mangrove Setapuk,Singkawang. Jurnal Laut Khatulistiwa 1 (1): 25-30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khaerunnisa, Bustamin, Abd. Rauf, Achmad Ramadhan, Moh. Sabran, Manap Trianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









