Keanekaragaman dan Status Konservasi Burung di Kawasan Gili Meno, Lombok Utara

Authors

  • Vivi Wardhani Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram, Jalan Majapahit Nomor 62, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125
  • I Wayan Suana Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram, Jalan Majapahit Nomor 62, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125
  • Gito Hadiprayitno Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram, Jalan Majapahit Nomor 62, Mataram, Nusa Tenggara Barat 83125

DOI:

https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i1.11389

Keywords:

Birds, Gili Meno, Diversity, Conservation Status.

Abstract

The presence of birds in Gili Meno has a positive impact on environmental aspects as birds serve as bioindicators of environmental quality, pest controllers, and aid in pollination processes. Based on research conducted in 2010, 2011, 2012, and 2015, there has been an increase in bird populations in the Gili Meno area, particularly birds from the Ardeidae family. With rapid development currently underway, it is suspected to affect the presence of birds in Gili Meno, necessitating monitoring of bird diversity and conservation status in the area. This study aims to assess the diversity and conservation status of birds in the Gili Meno area. The research was conducted on Gili Meno from May to June 2022. Data collection utilized snowball sampling for interviews and transect methods combined with point counts. Observational data were analyzed using the Shannon-Wiener diversity index. The results indicate a total of 29 bird species found in the Gili Meno area, belonging to 22 families, with a diversity index of 2.8. The conservation status of most birds (97%) in the Gili Meno area is categorized as "least concern" according to IUCN criteria and classified as "unprotected" species under P.106/MENLHK/Setjen/Kum.1/12/2018. Acridotheres javanicus is listed as vulnerable by IUCN, while Thallaseus bergii is protected under P.106/MENLHK/Setjen/Kum.1/12/2018.

References

Bibby, C., Martin, J., & Stuart, M. (2000). Expedition Field Techniques Bird Survey. London: Expedition Advisory Centre.

Ciptono, C., Aminatun, T., & Handziko, R. C. (2017). Pengaruh Faktor Lingkungan Klimatik dan Kondisi Habitat terhadap Perilaku Bersarang Burung Bondol Haji (Loncura maja). In Seminar Nasional Biologi 2017 (pp. 27-38). Yogyakarta, Indonesia: Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta.

Dewantara, I. K. T., Watiniasih, N. L., & Nuyana, I. N. (2015). Kekayaan Spesies Burung di Wilayah Desa Buahan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dan di Hutan Hujan Dataran Tinggi Sekitarnya. Jurnal Biologi Udayana: Jurnal Biologi, 19(1), 34-38.

Hadiprayitno, G. (2015). Ekologi Burung Air Danau Meno. Lombok Barat: Arga Puji Press.

Haryoko, T. (2014). Persebaran dan Habitat Persinggahan Burung Migran di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Berita Biologi: Jurnal Ilmu-ilmu Hayati, 3(2), 221-230. https://doi.org/10.14203/beritabiologi.v13i2.696

Iswandaru, D., Khalil, A. R. A., Kurniawan, B., Pramana, R., Febryano, I. G., & Winarno, G. D. (2018). Kelimpahan dan Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Mangrove KPHL Gunung Balak. Indonesian Journal of Conservation, 7(01), 57-62. https://doi.org/10.15294/ijc.v7i1.19001

IUCN. (2012). IUCN Red List Categories and Criteria Version 3.1. Second Edition. Gland, Switzerland and Cambridge. iv + 32pp. UK: IUCN.

Kamp, J., Oppel, S., Ananin, A., Durnev, Y., Gashev, S., Holzel, N., Mishchenko, A., Pessa, J., Smirenski, S., Strelnikov, E., Timonen, S., Wolanska, K., & Chan, S. (2015). Global Population Collapse in a Superabundant Migratory Bird and Illegal Trapping in China. Conservation Biology, 29(6), 1684-1694. https://doi.org/10.1111/cobi.12537

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 57/KEPMEN-KP/2014 tentang Pembagian Zona Berkegiatan di Gili Meno, Lombok Utara. 2014. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Mubarok, M. M., & Ambarwati, R. (2019). Keanekaragaman Burung di Kawasan Hutan Mangrove Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik. Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya, 1(2), 54-63. https://doi.org/10.26740/jrba.v1n2.p54-63

Mulyadi, A., & Dede, M. (2020). Perdagangan Burung di Kota Bandung (Antara Ekonomi, Keanekaragaman Hayati, dan Konservasi). GEA: Jurnal Geografi, 20(2), 105-112. https://doi.org/10.17509/gea.v20i2.28828

Nurdin, N., Kosasih, D., Supartono, T., Ghojali, N., & Rahardian, H. (2021). Keanekaragaman Jenis dan Karakteristik Habitat Burung di Ekosistem Mangrove Indramayu. Logika: Jurnal Penelitian Universitas Kuningan, 12(02), 130-140. https://doi.org/10.25134/logika.v12i2.5082

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 106/MENLHK/Setjen/Kum.1/12/2018 tentang Satwa dan Tumbuhan Dilindungi. 2018. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Prihandi, D. R., & Nurvianto, S. (2022). Keanekaragaman Jenis Burung di Berbagai Tipe Ruang Terbuka Hijau (RTH), Daerah Istimewa Yogyakarta. Thesis. Universitas Gadjah Mada.

Rohiyan, M., Setiawan, A., & Rustiati, E. L. (2014). Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Pinus dan Hutan Campuran Muarasipongi Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara. Jurnal Sylva Lestari, 2(2), 89-98. https://doi.org/10.23960/jsl2289-98

Setiawan, A., Syamsia, P. N., & Iswandaru, D. (2022). Status Keterancaman dan Komposisi Burung yang Diperdagangkan di Jalur Tengah Lintas Sumatera Provinsi Lampung. Gorontalo: Journal of Forestry Research, 5(1), 51-58. https://doi.org/10.32662/gjfr.v5i1.2079

Sofiana, L., Nofisulastri, N., & Safnowandi, S. (2023). Pola Distribusi Siput Air (Gastropoda) sebagai Bioindikator Pencemaran Air di Sungai Unus Kota Mataram dalam Upaya Pengembangan Modul Ekologi. Biocaster : Jurnal Kajian Biologi, 3(3), 133-158. https://doi.org/10.36312/biocaster.v3i3.191

Suana, I. W., Ahyadi, H., & Amin, S. (2015). Birds of Gili Indah. Germany: LAP Lambert Academic.

Tarjuelo, R., Barja, I., Morales, M. B., Benitez, A., Casas, F., Arroyo, B., Delgado, M., & Mougeot, F. (2015). Effects of Human Activity on Physiological and Behavioral Responses of an Endangered Steppe Bird. Behavioral Ecology, 26(3), 828-838. https://doi.org/10.1093/beheco/arv016

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Wardhani, V., Suana, I. W., & Hadiprayitno, G. (2024). Keanekaragaman dan Status Konservasi Burung di Kawasan Gili Meno, Lombok Utara. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 12(1), 1017–1029. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i1.11389

Issue

Section

Articles