PERAN MAHASISWA BK DALAM MENDAMPINGI ANAK TUNARUNGU MENGELOLA EMOSI SELAMA LATIHAN ARTIKULASI

Authors

  • Husnul Ariyanti Program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI, Palembang, Indonesia
  • Fajri Pratama Program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI, Palembang, Indonesia
  • Endang Surtiyoni Program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI, Palembang, Indonesia
  • Syska Purnama Sari Program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI, Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.19129

Keywords:

pendampingan emosional, anak tunarungu, latihan artikulasi, bimbingan dan konseling, media visual.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung pengelolaan emosi anak tunarungu selama latihan artikulasi di YPAC Sosial Nirlaba SLB Palembang. Penelitian dilakukan melalui metode observasi lapangan selama program magang dari Oktober hingga Desember 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran artikulasi menggunakan media visual abjad dan fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa BK berperan signifikan dalam memberikan dukungan emosional yang empatik, mengurangi perasaan frustrasi, malu, dan kecemasan pada anak tunarungu selama latihan artikulasi. Penggunaan media visual, dipadukan dengan penguatan positif yang konsisten, terbukti meningkatkan rasa percaya diri, motivasi, dan partisipasi aktif anak dalam latihan bicara. Kolaborasi antara mahasiswa BK dan guru juga turut menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis dan suportif. Studi ini menyimpulkan bahwa pendampingan emosional oleh mahasiswa BK merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan terapi artikulasi dan perkembangan emosional anak tunarungu di lingkungan pendidikan luar biasa.

References

Amalia, R., & Nurrahma, A. (2023). Peran pendampingan konseling dalam meningkatkan kepercayaan diri anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(2), 101–110. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk/

American Speech-Language-Hearing Association (ASHA). (2017). Hearing loss in children. ASHA. https://www.asha.org/public/hearing/hearing-loss-in-children/

Cole, E. B., & Flexer, C. (2019). Children with hearing loss: Developing listening and talking. Plural Publishing.

Goleman, D. (2016). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books. https://www.danielgoleman.info/

Hadi, S. (2015). Metodologi penelitian. Pustaka Pelajar.

Hadi, S., & Laras, P. (2021). Layanan bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif. Jurnal Konseling Pendidikan, 6(1), 45–53. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jkp

Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2018). Exceptional learners: An introduction to special education (13th ed.). Pearson Education.

Heward, W. L. (2016). Exceptional children: An introduction to special education. Pearson Education.

Hurlock, E. B. (2015). Perkembangan anak (Jilid 2). Erlangga.

Lazarus, R. S. (2014). Emotion and adaptation. Oxford University Press. https://global.oup.com/academic/product/emotion-and-adaptation-9780195092660

Marschark, M., & Hauser, P. C. (2018). How deaf children learn: What parents and teachers need to know. Oxford University Press. https://global.oup.com/academic/product/how-deaf-children-learn-9780195389753

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Putri, D. A., & Safitri, M. (2022). Dukungan psikososial terhadap anak tunarungu dalam proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan Khusus, 14(2), 87–96. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpk

Rizky, F., & Asmara, Y. (2021). Latihan artikulasi pada anak tunarungu dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 10(1), 55–64. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jplb

Santrock, J. W. (2020). Child development (15th ed.). McGraw-Hill Education. https://www.mheducation.com/highered/product/child-development-santrock/M9781260425789.html

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, H. G. (2017). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

World Health Organization (WHO). (2018). Deafness and hearing loss. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/deafness-and-hearing-loss

Zimmer, M., & Pahl, R. (2020). Emotional challenges in speech

Downloads

Published

10-04-2026

How to Cite

Ariyanti, H., Pratama, F., Surtiyoni, E., & Sari, S. P. (2026). PERAN MAHASISWA BK DALAM MENDAMPINGI ANAK TUNARUNGU MENGELOLA EMOSI SELAMA LATIHAN ARTIKULASI. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(1), 150–156. https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.19129

Citation Check