STIGMA DAN PERSEPSI TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH: SEBUAH SYSTEMATICAL LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.19022Keywords:
Stigma Bimbingan dan Konseling, Persepsi siswa, Konseling sekolahAbstract
Bimbingan dan Konseling (BK) berperan mendukung perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karier peserta didik, namun pemanfaatannya sering terhambat oleh stigma dan persepsi keliru. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap sebelas artikel empiris terbit tahun 2014–2025 pada jenjang SMP dan SMA untuk mengidentifikasi bentuk stigma dan persepsi siswa terhadap layanan BK, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap akses konseling. Hasil kajian menunjukkan adanya dua kecenderungan persepsi, yaitu positif ketika layanan BK bersifat suportif, humanis, menjaga kerahasiaan, dan berorientasi pengembangan; serta negatif ketika BK dipandang sebagai ruang hukuman sehingga memunculkan stigma dan menurunkan motivasi siswa untuk berkonsultasi. Stigma dipicu oleh kurangnya literasi fungsi BK, pengalaman negatif, minimnya sosialisasi, serta pengaruh lingkungan sekolah dan orang tua. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi konselor, edukasi tentang fungsi BK, serta strategi komunikasi inklusif untuk memperkuat penerimaan layanan. Penelitian lanjutan dapat memperluas basis data dan konteks budaya guna memperkaya generalisasi temuan.
References
Agi, C. W. (2014). Evaluation of students’ perception of school counselling and their attitudes toward its programmes. Arabian Journal of Business and Management Review.
Badrul, K., & Ilham, P. (2015). Persepsi siswa tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah menengah atas. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Fatricia, M. F., & Harahap, A. C. P. (2023). The relationship between student perceptions of guidance and counseling services. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Fitriani, D., & Asiyah, D. (2024). Persepsi siswa terhadap layanan BK SMPN 1 Malausma. Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon.
Jaber, F., & Al-Hroub, A. (2023). School counselors' perceptions of virtual counseling in Lebanon. Frontiers in Psychology.
Kagbetor, E. K. (2019). Students' perception of school guidance and counselling. International Journal of Development Research.
Kamil, B., & Ilham, P. (2015). Persepsi siswa tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah menengah atas. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Kitchenham, B. (2004). Procedures for performing systematic reviews (Technical Report TR/SE-0401).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Permendikbud No. 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
Mniber, A. L. (2023). Persepsi siswa terhadap kegiatan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 6 Pariem Kabupaten Supiori Papua. Universitas Lampung.
Nugroho, I. P., Haq, M. S., & Thalia, R. (2025). Social stigma as a predictor of academic help-seeking behavior.
Nyang’ara, N. M., & Rotich, J. C. (2024). Students’ perceptions on school counselors and counseling services provided in secondary schools. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS).
Pathirana, B. (2017). Exploring the Sri Lankan student perceptions pertaining to school counseling services in their schools. International Journal of Indian Psychology.
Pitaloka, F. S. A., dkk. (2022). Analisis persepsi siswa kelas XI SMAN 1 Bululawang terhadap layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Universitas Negeri Malang.
Putri, M. F. F., & Harahap, A. C. P. (2023). The relationship between student perceptions of guidance and counseling services. KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Republik Indonesia. (2003). Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Suherman, U. (2013). Manajemen bimbingan dan konseling. Bandung: Rizqi Press.
Suherman, U. (2017). Bimbingan dan konseling komprehensif berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Bandung: Rizqi Press.
Sukmadinata, N. S. (2011). Landasan psikologi proses pendidikan. Remaja Rosdakarya.










