PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KONSELING TERHADAP KEJUJURAN SISWA SEKOLAH DASAR SDN 03 SEMBILAN KOTO
DOI:
https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.18833Keywords:
Kejujuran Siswa, Bimbingan dan Konseling, Sekolah Dasar, Kualitas Relasi, Pendidikan Karakter.Abstract
Kejujuran merupakan fondasi karakter yang krusial bagi siswa sekolah dasar, namun implementasinya sering kali menghadapi tantangan situasional. Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dianggap sebagai intervensi strategis untuk memperkuat nilai ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh signifikan layanan BK terhadap tingkat kejujuran siswa SDN 03 Sembilan Koto, Silago. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V dan VI yang berjumlah 20 orang, yang sekaligus dijadikan sampel menggunakan teknik saturated sampling. Data dikumpulkan melalui angket self-assessment kejujuran, angket persepsi layanan BK, lembar observasi guru, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kejujuran siswa (β = 0.758, p < 0.001), dengan kontribusi sebesar 57.4%. Dimensi kualitas relasi dalam layanan BK merupakan prediktor terkuat. Namun, pengaruh tersebut lebih kuat pada domain kejujuran sosial dan personal dibandingkan domain akademik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kualitas hubungan empatik dalam layanan BK lebih penting daripada sekadar frekuensi pertemuan dalam membangun kejujuran siswa. Diperlukan pengembangan modul BK yang lebih terfokus pada kejujuran akademik dan kemitraan dengan orang tua untuk menciptakan ekosistem nilai yang konsisten.
References
Aditya, R., Andre, L., & Kamil, N. (2024). Karakter kejujuran di kalangan siswa sekolah dasar: Tinjauan dari sudut pandang bimbingan konseling. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, xx(xx), 1-15. DOI: 10.19105/ec
Anderman, E. M., & Koenka, A. C. (2017). The relation between academic motivation and cheating. Theory Into Practice, 56(2), 95–102. https://doi.org/10.1080/00405841.2017.1308172
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Datu, J. A. D., Valdez, J. P. M., & King, R. B. (2019). The successful life of gritty students: Grit leads to optimal educational and well-being outcomes in a collectivist context. Journal of Happiness Studies, 20(3), 839–861. https://doi.org/10.1007/s10902-018-9990-2
Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2012). Introduction to counseling and guidance (7th ed.). Pearson.
Gültepe, A., Yıldırım, B., & Kılıç, A. F. (2022). Effectiveness of brief counseling interventions on the academic motivation and well-being of middle school students: A quasi-experimental study. Current Psychology, 41(11), 7921–7932. https://doi.org/10.1007/s12144-020-01245-7
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.
Kohlberg, L. (1981). The philosophy of moral development: Moral stages and the idea of justice. Harper & Row.
Lee, H., Jang, S., & Lee, J. (2018). The effect of a developmental counseling program on the moral reasoning and prosocial behavior of elementary school students. Journal of Moral Education, 47(3), 316–332. https://doi.org/10.1080/03057240.2017.1396965
Lestari, S. (2019). Dinamika psikologis ketidakjujuran pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(2), 112–124.
Ramadhani, R., Fitriani, W., & Siregar, N. (2021). Peran nilai keluarga dan sekolah dalam pembentukan karakter jujur anak. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 9(1), 77–89.
Rogers, C. R. (1957). The necessary and sufficient conditions of therapeutic personality change. Journal of Consulting Psychology, 21(2), 95–103. https://doi.org/10.1037/h0045357
Sari, D., & Nugroho, A. (2020). Efektivitas layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kejujuran akademik siswa SD. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(1), 22–31.
Thomas, J., Lander, J., & Mitchell, J. (2020). “Walking in two worlds”: A culturally grounded approach to developing Aboriginal children’s social-emotional competence in school. Australian Educational Researcher, 47(5), 873–892. https://doi.org/10.1007/s13384-019-00366-8
Whiston, S. C., Tai, W. L., Rahardja, D., & Eder, K. (2011). School counseling outcome: A meta-analytic examination of interventions. Journal of Counseling & Development, 89(1), 37–55. https://doi.org/10.1002/j.1556-6678.2011.tb00059.x
Widodo, H. (2022). Beban ganda konselor sekolah dasar: antara tugas bimbingan dan mengajar. Jurnal Bimbingan dan Konseling Sekolah Dasar, 3(1), 15–28.










