KORELASI ANTARA INTEGRITAS TERAPI MUSIK DENGAN TINGKAT EKSPRESI EMOSI MAHASISWA

Authors

  • Astri Ramadani Bimbingan Konseling, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • A. Ainun Fadillah Bimbingan Konseling, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Nur Aulia Rahma Bimbingan Konseling, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Nurhikmah Bimbingan Konseling, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Indonesia, Indonesia
  • Abdul Hakim Bimbingan Konseling, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Citra Prasiska Puspita Tohamba Bahasa Inggris, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.18333

Keywords:

Terapi Musik, Ekspresi Emosi, Mahasiswa, Kesehatan Mental

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas terapi music dengan tingkat ekspresi emosi mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Fenomena meningkatnya tekanan akademik, sosial dan pribadi menyebabkan banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi secara sehat. Musik dipandang sebagai salah satu media alternatif untuk membantu mengatur dan menyalurkan emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional non-eksperimen. Populasi penelitian terdiri dari Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Mahasiswa, dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring. Analisis data dilakukan menggunakan uji deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smimrnov, regresi linear sederhana, da uji korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara intensitas terapi music dan tingkat ekspresi emosi mahasiswa (r = 0,429; p = 0,001). Artinya semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam melakukan terapi music, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam mengekspresikan emosi secara adaptif. Terapi music terbukti mampu menstimulasi system saraf otonom, mengurangi stress. Serta meningkatkan kesejatraan emosional. Temuan ini mendukung penerapan terapi musik sebagai terapi nonverbal yang efektif dalam bimbingan dan konseling, khususnya untuk membantu mahasiswa mengelola emosi dan kesehatan mental secara positif.

References

Field, A. (2013). Discovering Statistics Using IBM SPSS Statistics. SAGE Publications. London.

Howell, D. C. (2013). Statistical Methods for Psychology. Cengage Learning. Belmont, CA.

Pallant, J. (2016). SPSS Survival Manual. Open University Press. Maidenhead.

Sudaryono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. CV. Budi Utama. Yogyakarta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Wibowo, D. E., Qarimah, I. R., & Anugerah, M. F. (2025). Studi Kasus Ekspresi Emosi Ekstrem dan Harapan Korban Bullying Remaja. Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 22(1), 314-326.

Sulistiyaningsih, R., Fahrozy, M. M., Geordi, P. A. P., & Mubarok, A. S. (2022). Emosi Kebahagiaan Mahasiswa yang Berasal dari Nusa Tenggara Timur dan Yogyakarta di Kota Malang. Jurnal Syntax Admiration, 3(10), 1311-1323.

Ekman, P. (1997). Should we call it expression or communication? Innovation: The European of Social Science Research,https://doi.org/10.1080/13511610.1997.9968538.

Brewer, M. B., & Hewstone, M. (2004). Emotion and Motivation; Perspective on Socialpsychology (1st ed.). Wiley Blackwell.

Futri, D. A. (2025). Pengaruh Musik terhadap Regulasi Emosi dalam Perspektif Psikologi. Literacy Notes, 1, 1–10.

Izza, N. Z., & Natalia, V. R. (2025). Peran Musik Untuk Mengatasi Stres Dan Krisis Mental Gen Z Di Era Digital. SWARA: Jurnal Antologi Pendidikan Musik, 5(1), 122–123.

Kusuma, A. M. (2025). Musik sebagai Sarana Terapi dalam Pendidikan: Perspektif Neuroscience dan Neuroeducation. Irama: Jurnal Seni, Desain Dan Pembelajarannya, 7(1), 33–41. https://doi.org/10.17509/irama.v7i1.80905

Collins, S. P., Storrow, A., Liu, D., Jenkins, C. A., Miller, K. F., Kampe, C., & Butler, J. (2021). No Title 済無No Title No Title No Title. 3(10), 167–186.

Fauziah, A. H. (2025). Implementasi Nilai-Nilai Bimbingan dan Konseling dalam Mengelola Emosi Negatif serta Membangun Relasi Harmonis antar Mahasiswa. Journal of Counseling & Psychotherapy Research , 1(1), 1–18. https://journal.alifba.id/index.php/jcpr/article/view/92

Syafii, H., & Purnomo, H. (2024). Analisis Komparatif Pendekatan Behavioristik dan Konstruktivisme Sosial dalam Pembentukan Akhlak : Perspektif Neurosains Kognitif Islam Comparative Analysis of Behavioristic Approaches and Social Constructivism in the Formation of Morals : Islamic Cogniti. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 155–167.

Syafii, M. H., & Zahrah, S. D. A. (2025). Music Therapy sebagai strategi Pengembangan Pendidikan Excecutive Function dan Self Efficacy pada Mahasiswa. Guideline: Jurnal Bimbingan …, 1, 37–53. https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/43%0Ahttps://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/download/43/17

Yasinta Emalia Waanga, D. (2025). Korban Ke Penyitas : Upaya Sekolah Mengatasi Bullying Fisik Melalui Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 02(02), 35–44.

Downloads

Published

10-04-2026

How to Cite

Ramadani, A., Fadillah, A. A., Rahma, N. A., Nurhikmah, Hakim, A., & Tohamba , C. P. P. (2026). KORELASI ANTARA INTEGRITAS TERAPI MUSIK DENGAN TINGKAT EKSPRESI EMOSI MAHASISWA. Realita : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 11(1), 9–20. https://doi.org/10.33394/realita.v11i1.18333

Citation Check