Analisis Kesehatan Mental Pesilat Perisai Diri Lombok Utara

Authors

  • Deddy Sastriawan Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia
  • Fitry Nachamory Oemar Universitas Pendidikan Mandalika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33394/gjpok.v12i1.20582

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab masalah utama mengenai tingkat kesehatan mental pesilat Perguruan Perisai Diri Kabupaten Lombok Utara. Premis utama penelitian berangkat dari kebutuhan pembinaan pencak silat yang tidak hanya menekankan penguasaan teknik, kondisi fisik, dan prestasi kompetitif, tetapi juga kesiapan psikologis, pengendalian emosi, kepercayaan diri, serta kemampuan mengelola tekanan latihan dan pertandingan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh pesilat aktif Perguruan Perisai Diri Kabupaten Lombok Utara sebanyak 18 orang, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner kesehatan mental berbasis skala Likert empat pilihan yang mengukur dua dimensi utama, yaitu psychological distress dan psychological well-being. Setelah uji coba instrumen, 31 butir dinyatakan valid dengan koefisien korelasi item lebih besar dari r-tabel 0,468, sedangkan reliabilitas instrumen menunjukkan Cronbach alpha sebesar 0,940 dengan kategori sangat tinggi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kesehatan mental pesilat sebesar 85, berada pada kategori baik dan mendekati batas kategori sangat baik. Secara distribusional, 9 pesilat (50%) berada pada kategori sangat baik, 7 pesilat (39%) berada pada kategori baik, dan 2 pesilat (11%) berada pada kategori sedang; tidak terdapat pesilat pada kategori kurang maupun sangat kurang. Temuan ini menegaskan bahwa mayoritas pesilat memiliki kondisi mental adaptif, ditandai oleh kesejahteraan psikologis yang memadai, dukungan sosial, dan kemampuan mengelola tekanan. Kesimpulannya, kesehatan mental pesilat Perguruan Perisai Diri Kabupaten Lombok Utara berada pada kategori baik-sangat baik, namun pembinaan mental tetap perlu diprogramkan secara sistematis untuk menjaga konsistensi performa.

 

Kata Kunci: Kesehatan mental; pencak silat; psychological distress; psychological well-being.

Downloads

Published

2025-03-30

How to Cite

Sastriawan, D., & Oemar, F. N. (2025). Analisis Kesehatan Mental Pesilat Perisai Diri Lombok Utara. Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan IKIP Mataram, 12(1), 90–101. https://doi.org/10.33394/gjpok.v12i1.20582

Issue

Section

Articles

Citation Check